Saturday, December 02, 2006

 

K

Khairuddin Hori [Singapore]
dhavusya_2@yahoo.co.uk

Krisna Murti [Indonesia]

SUPPER WITH FLIES AND WORMS +
MIGRASI ORGAN TUBUH


Video Performance

Kedua video performance ini dibuat tahun 1998, masa ketika reformasi pertama bergulir setelah kejatuhan Soeharto. Keduanya dinspirasikan situasi politik, menunjukkan realitas manusia : krisis multidimensi yang berujung pada disorientasi mental, hilangnya kepercayaan diri dan kebanggaan baik individu maupun kolektifitas. Kombinasi fiksi dan fakta yang menjadi ciri video dan aksi langsung kepada publik pada media performance, menjadikan publik dalam lapisan kesadaran : ruang privat dan sosiologis-politis, penonton dan pelibat, ekspresi artistik dan kejadian real.

Supper With Flies Worms menggambarkan situasi ketika bahan makanan raib di pasar hingga supermarket. Ini membuat manusia harus berjuang memperebutkan makanan bahkan dengan lalat dan ulat. Jemek (performance) terlihat hampir seluruh durasi – melalui ‘video konferensi’ – terlihat seperti dokter membedah tubuh manekin “Ibu Pertiwi” atau sebaliknya menjarah tubuh itu. Migrasi Organ Tubuh terlihat sebagai media untuk meruwat tubuh yang secara fisik bugar tetapi secara mental maupun spiritual displaced. Wawan S. Hoesin (performance) melakukan ritualisasi dengan memparelkan tubuhnya dengan tubuh kambing. Pendek kata, kedua video performance ini politis meskipun dengan pendekatan reflektif dan kontemplatif.


BIODATA
Lahir 1957. Tinggal dan bekerja di Jakarta/Bandung. Menyelesaikan studi di FSRD, ITB, Bandung. Merintis seni video sejak 1990, dan karyanya telah dipamerkan di sejumlah biennale penting Dunia seperti Gwangju, Korea (2000), Havana, Kuba (2000) dan Venesia, Italia (2005). Videonya juga telah ditayangkan di festival media baru Impakt, Utrech (Belanda, 2001) dan Transmediale, Berlin (Jerman, 2005). Video instalasi “Nenek Moyangku Orang Sangiran” (1997) dikoleksi Fukuoka Asian Art Museum, Fukuoka, Jepang (1999).
Selain praktisi, ia banyak menulis tentang video dan media baru di media massa di antaranya Art and Asia Pasific, Kompas dan Visual Art. Ia telah menerbitkan buku “Video Publik” (Kanisius, Yogyakarta, 1997).

Comments: Post a Comment



<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?